This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 13 Januari 2011

The Battle Without End

Perlahan sepasang kaki mulai menjauh
Meninggalkan tiga insan dalam pertempuran
Pertempuran tak berujung..
Membuatnya enggan untuk menetap..
Sepasang kaki yang telah menjauh..
Tampak segores luka di hatinya..
Belati platinum menancap di dadanya..
Tak seorang pun memperhatikannya..
Dua, tiga hari dia menunggu..
Suatu kepastian yang tak pernah sampai..
Detik berganti menit, menit berganti jam..
Hingga langkah sepasang kaki telah benar-benar jauh meninggalkan medan pertempuran..
Tiga insan tetap bertahan..
Mereka bertarung..
Untuk menjadi semipemenang...
Tak akan kekal mereka berjuang..
Tak akan bahagia mereka bertarung..
Dari kejauhan..
Sepasang mata menatap lekat-lekat ke arah pertempuran..
Seulas senyum mungil timbul dari bibirnya
Kini, pandangannya tertuju pada sebilah belati yang menancap di dadanya
Perlahan , tangannya yang ramping menarik belati itu untuk keluar dari sarang yang tak seharusnya
Raut wajah yang berbinar, dengan senyum mungil yang mengembang
Dia bangga dengan dirinya
Yang telah mampu mundur dari sebuah pertandingan cinta
Untuk maju, melanjutkan ceritanya yang sempat terhenti

Eksakta???

          Bener gag sih, pelajaran eksakta itu merupakan “haantuu“ bagi sebagian besar pelajar?? 
Hmm… eksakta… Emang sih, ilmu pasti itu bisa dibilang pelajaran tersulit dibidang akademis. Belajar eksakta emang butuh sesuatu yang lebih dibanding pelajaran lain. Yaittu,, satu. Ketelitian, dua. Daya ingat dan pikir yang baik dan tiga. Ketelatenan. Teliti, karena banyak ngitungnya. Daya ingat dan pikir yang baik, buat hafalan rumus sama kecepatan dalam menghitung. Ketelatenan, karena mesti ngejabarin terlebih dahulu. Apalagi kalau udah ngadepin soal kombinasi. Hii.....